• Tentang UGM
  • Portal Akademika
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA
PUSAT INOVASI AGROTEKNOLOGI
  • TENTANG PIAT
    • Profil Pusat Inovasi Agroteknologi
    • Visi, Misi, dan Budaya Pusat Inovasi Agroteknologi
    • STRUKTUR
  • LAYANAN
    • MAGANG/PKL
    • PRAKTIKUM
    • PENELITIAN
    • KUNJUNGAN
    • PELATIHAN
  • FASILITAS
    • ASRAMA RUSUN
    • EDUGARDEN
    • EMBUNG
    • MEETING ROOM
    • CAFE PAWON SEMAR
  • BIDANG UNGGULAN
    • Seed & Rice Production
    • Waste Management
    • Sustainable Fisheries
    • Smart Livestock
    • Smart Farming
    • Genetic Bank
    • Plantation and Bio Pharmacy
    • Agroprocessing Unit
    • Agroedutainment
    • Nutrifresh
  • PRODUK UNGGULAN
    • Produk Inovasi PIAT UGM
    • Laman Belanja Nutrifresh
    • Produk Ternak Qurban 2026
  • Beranda
  • Artikel
  • Gandeng WWF Indonesia, UGM Dorong Transformasi Kampus Ramah Lingkungan di Rumah Inovasi Daur Ulang

Gandeng WWF Indonesia, UGM Dorong Transformasi Kampus Ramah Lingkungan di Rumah Inovasi Daur Ulang

  • Artikel, Rilis Berita
  • 25 Februari 2026, 09.41
  • Oleh: Admin
  • 0

Yogyakarta, 23 Februari 2026 – Kunjungan WWF Indonesia bersama Satgas Pengelolaan Sampah Universitas Gadjah Mada ke Rumah Inovasi Daur Ulang (RINDU) di Pusat Inovasi Agroteknologi UGM pada 23 Februari 2026 menjadi langkah konkret dalam memperkuat kampanye pengurangan sampah plastik di lingkungan kampus. Kegiatan ini tidak hanya bersifat kunjungan edukatif, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk bertukar praktik baik dalam pengelolaan sampah berbasis inovasi dan keberlanjutan. Melalui pendekatan ini, UGM terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi menuju kampus yang lebih ramah lingkungan.

Dalam kunjungan tersebut, peserta diajak melihat langsung pemanfaatan sampah sisa makanan sebagai pakan maggot lalat Black Soldier Fly (BSF). Inovasi ini menjadi solusi efektif dalam mengurangi limbah organik sekaligus menghasilkan produk bernilai tambah, seperti pakan ternak. Pengelolaan ini mencerminkan prinsip zero waste yang selaras dengan tujuan SDG 12: Responsible Consumption and Production, yaitu memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan melalui pengurangan limbah secara signifikan.

Selain itu, rombongan juga meninjau proses pengomposan dari sampah dedaunan yang dikumpulkan dari area kampus UGM. Kompos yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan pertanian dan penghijauan di lingkungan kampus. Praktik ini tidak hanya mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas tanah. Hal ini sejalan dengan SDG 15: Life on Land yang menekankan pentingnya menjaga ekosistem daratan serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Tak kalah penting, peserta juga menyaksikan proses pemilahan dan pencacahan sampah plastik menggunakan mesin, yang menjadi tahapan awal dalam proses daur ulang. Upaya ini memperlihatkan bagaimana teknologi sederhana dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi pencemaran lingkungan. Kegiatan ini relevan dengan SDG 13: Climate Action, karena pengelolaan sampah yang tepat dapat menekan emisi gas rumah kaca dari limbah, sekaligus mendukung aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim.

Tags: Climate action (SDG 13) Life on Land (SDG 15)

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Pusat Inovasi Agroteknologi
Universitas Gadjah Mada
Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta 55573, Indonesia
piat@ugm.ac.id
@piat.ugm
+62 (274) 497717
+62 (274) 497717
+62 (274) 6491406  (VOIP)

 

 

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY