Yogyakarta, 17 April 2025 — Sebanyak 67 peserta dari TK ABA Al-Iman Gendeng melaksanakan kunjungan edukatif ke Pusat Inovasi Agroteknologi Universitas Gadjah Mada (PIAT UGM), Kalitirto, Berbah, Sleman, pada Kamis (17/4). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan dunia pertanian, peternakan, dan lingkungan secara menyenangkan bagi anak usia dini.
Rangkaian acara meliputi kunjungan ke Mini Zoo, Kebun Jeruk, dan Agroprocessing PIAT UGM. Di Mini Zoo, anak-anak belajar mengenal berbagai satwa seperti rusa Dan berbagai macam Unggas lainnya untuk megajarkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Di Kebun Jeruk, mereka melihat proses budidaya buah secara langsung mulai dari penanaman dan perawatan, sedangkan di Agroprocessing mereka diperkenalkan pada cara sederhana mengolah hasil pertanian seperti singkong,ikan, buah markisa dan lainnya untuk menghasilkan produk bernilai tambah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama
- Quality Education (Pendidikan Berkualitas) Anak-anak TK ABA Al-Iman Gendeng mendapatkan pengalaman pembelajaran langsung di luar ruang kelas, yang memperluas wawasan mereka tentang alam, pertanian, dan agro-industri. Model kunjungan seperti ini memperkuat pendidikan yang kontekstual dan menyenangkan.
- Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) Dengan mengenalkan proses budidaya tanaman jeruk dan pengolahan hasil agro, peserta memperoleh pemahaman awal bahwa pangan tidak datang sendirian: ada proses hingga menjadi produk siap konsumsi. Hal ini menanamkan kesadaran sejak dini pentingnya pangan dan produksi yang berkelanjutan.
- Climate Action (Aksi Iklim) Kunjungan ke Kebun Jeruk dan agro-processing di PIAT UGM menonjolkan praktik ramah lingkungan—misalnya penggunaan lahan yang efisien, budidaya tanaman secara berkelanjutan, dan pemrosesan hasil yang memperhatikan limbah. Anak-anak melihat bahwa alam dan manusia bisa berkolaborasi positif untuk menjaga bumi.
SDG lainnya seperti Life on Land (Keanekaragaman Hayati) dan Responsible Consumption (Konsumsi & Produksi Bertanggung Jawab) juga terkandung secara implisit dalam aktivitas Mini Zoo dan kebun jeruk, dimana penghormatan terhadap satwa serta proses produksi yang etis menjadi bagian dari pengalaman. Pembelajaran kontekstual di alam diharapkan dapat menanamkan kesadaran tentang pentingnya pangan, kelestarian lingkungan, serta tanggung jawab terhadap bumi sejak usia dini.
PIAT UGM berkomitmen terus mendukung kegiatan edukatif bagi berbagai jenjang pendidikan sebagai bagian dari kontribusi nyata UGM dalam membangun masyarakat yang cerdas, peduli lingkungan, dan berdaya saing.
Penulis: Muhammad Ilyas | Editor: Rakanda Paritusta
Foto: Humas & Media PIAT UGM

