Yogyakarta, 09 Oktober 2025 – Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang bekerja sama dengan Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM menyelenggarakan Pelatihan Budidaya Padi Bersertifikat pada Kamis-Jumat, 18-19 September 2025. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam produksi benih padi bersertifikat, mulai dari aspek teknis budidaya hingga pasca panen dan pengujian mutu benih. Pelatihan dibuka pada Kamis, 18 September pagi dengan rangkaian pre-test, pengenalan PIAT UGM, serta overview Sistem Produksi Benih Padi Bersertifikat di PIAT UGM. Pada sesi pagi peserta mendapatkan materi teknis mengenai budidaya padi untuk produksi benih, sedangkan sesi siang difokuskan pada pasca panen benih serta kemitraan dan pemasaran benih. Hari pertama ditutup dengan post-test dan penutupan.

Hari kedua Jumat, 19 September lebih menitikberatkan pada praktek lapang. Peserta melakukan praktik budidaya padi di area Budidaya Padi Ramah Lingkungan PIAT UGM termasuk eliminasi off-type, breeding sederhana, dan pemeriksaan benih. Setelah istirahat, peserta dilanjutkan dengan praktik pemeriksaan benih pasca panen, pengeringan, pembersihan, pengemasan, serta pelabelan di Rumah Pasca Panen Padi PIAT UGM. Sore harinya dilaksanakan praktik pengujian mutu benih dan pembuatan Bacillus sebagai bagian dari pengendalian hayati sebelum acara ditutup. Melalui pelatihan Budidaya Padi Bersertifikat, diharapkan peserta memiliki kompetensi teknis yang memadai untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas produksi benih padi di daerahnya sekaligus sebagai benchmark untuk Polbangtan Yo-Ma kedepannya. Program ini juga diharapkan memperkuat jejaring antar instansi, dan pelaku sektor benih untuk mendukung ketahanan dan kualitas pangan nasional.

