Yogyakarta, 3 September 2025 — Tradisi wiwitan panen kembali digelar oleh para petani di Kalasan, Sleman sebagai bentuk ungkapan syukur atas keberhasilan panen padi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Gabungan Kelompok Tani Tirto Sembodo setelah menerapkan teknologi budidaya padi varietas Gamagora 7 dan pemanfaatan agen hayati Bacillus sp. yang dikembangkan bersama tim Pusat Inovasi Agroteknologi Universitas Gadjah Mada (PIAT UGM).
Acara wiwitan berlangsung di salah satu warung milik petani yang berseberangan dengan lahan demplot. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan PIAT UGM, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian, serta puluhan petani. Suasana berlangsung hangat dan khidmat, diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat, dilanjutkan prosesi simbolis pemotongan padi pertama sebagai tanda dimulainya panen.
Tradisi wiwitan tidak hanya mencerminkan rasa syukur atas hasil bumi, tetapi juga menjadi momentum penting bagi para petani untuk merayakan hasil kolaborasi antara akademisi dan komunitas tani. Program ini telah membantu petani menerapkan teknologi budidaya padi yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim, lebih sehat bagi tanah, serta lebih efisien secara biaya melalui pengurangan penggunaan pupuk dan pestisida kimia.
Perwakilan PIAT UGM menyampaikan apresiasi atas komitmen petani dalam mengadopsi inovasi pertanian berkelanjutan. Selain peningkatan produktivitas padi, implementasi Bacillus sp. terbukti berkontribusi pada kesehatan tanah dan mendukung kualitas hasil panen. Para petani juga menyampaikan testimoni positif terhadap teknologi yang diterapkan, termasuk peningkatan hasil dan keuntungan yang lebih kompetitif.
Kegiatan wiwitan panen ini turut mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:
- SDG 2: Zero Hunger — melalui peningkatan produksi pangan lokal berkelanjutan.
- SDG 12: Responsible Consumption and Production — dengan praktik pertanian ramah lingkungan dan pemanfaatan agen hayati.
- SDG 15: Life on Land — mendukung kesehatan tanah dan ekosistem pertanian berkelanjutan
- SDG 17: Partnership for the Goals — melalui kerja sama antara perguruan tinggi dan petani dalam inovasi pertanian
Tradisi wiwitan ini menjadi bukti bahwa pendekatan teknologi modern dapat berjalan selaras dengan kearifan lokal. Kolaborasi PIAT UGM dan petani Tirto Sembodo diharapkan terus memperkuat ketahanan pangan, mendukung regenerasi pertanian, serta menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.
Penulis: Khoirunnisa B. | Editor: Rakanda Paritusta
Foto: Humas Media PIAT UGM
