• Tentang UGM
  • Portal Akademika
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA
PUSAT INOVASI AGROTEKNOLOGI
  • TENTANG PIAT
    • Profil Pusat Inovasi Agroteknologi
    • Visi, Misi, dan Budaya Pusat Inovasi Agroteknologi
    • STRUKTUR
  • LAYANAN
    • MAGANG/PKL
    • PRAKTIKUM
    • PENELITIAN
    • KUNJUNGAN
    • PELATIHAN
  • FASILITAS
    • ASRAMA RUSUN
    • EDUGARDEN
    • EMBUNG
    • MEETING ROOM
    • CAFE PAWON SEMAR
  • BIDANG UNGGULAN
    • Seed & Rice Production
    • Waste Management
    • Sustainable Fisheries
    • Smart Livestock
    • Smart Farming
    • Genetic Bank
    • Plantation and Bio Pharmacy
    • Agroprocessing Unit
    • Agroedutainment
    • Nutrifresh
      • Laman Belanja Nutrifresh
  • PRODUK UNGGULAN
  • Beranda
  • Artikel
  • [Kilas Balik] PIAT UGM Sukses Menuntaskan Program Farm Management Mandiri 2025

[Kilas Balik] PIAT UGM Sukses Menuntaskan Program Farm Management Mandiri 2025

  • Artikel, Berita PIAT UGM, Rilis Berita
  • 9 Desember 2025, 15.42
  • Oleh: Admin
  • 0

Yogyakarta, 2025 — Pusat Inovasi Agroteknologi Universitas Gadjah Mada (PIAT UGM) resmi menuntaskan Program Farm Management Mandiri 2025, sebuah program pendampingan teknis yang berfokus pada perbaikan manajemen budidaya, peningkatan produktivitas, serta efisiensi sistem produksi di berbagai unit dan lahan mitra. Selama pelaksanaannya, program ini tidak hanya memberikan edukasi teknis tetapi juga menghasilkan capaian nyata yang terukur di tingkat lapangan.

Pencapaian paling signifikan tampak pada peningkatan produktivitas komoditas yang dikelola. Evaluasi menunjukkan bahwa beberapa komoditas unggulan mengalami peningkatan hasil panen hingga 15–25% setelah penerapan SOP budidaya yang lebih presisi, penggunaan varietas unggul, serta penguatan manajemen nutrisi dan pengendalian hama. Efisiensi biaya produksi juga meningkat melalui pengurangan input non-esensial, pemilihan pupuk dan pestisida yang lebih tepat guna, serta optimalisasi tenaga kerja. Secara rata-rata, lahan mitra berhasil menekan biaya produksi hingga 10–18%, yang berdampak langsung pada meningkatnya margin keuntungan petani dan pengelola.

Dari aspek penguatan kapasitas sumber daya manusia, program ini menjangkau lebih dari 40 peserta yang terlibat aktif dalam sesi pelatihan, pendampingan, dan evaluasi lapangan. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman teknis—mulai dari identifikasi masalah budidaya sejak dini, formulasi strategi pemupukan, hingga penggunaan alat dan teknologi tepat guna. Monitoring program juga mencatat peningkatan kepatuhan terhadap standar budidaya hingga 80%, sebuah lompatan besar yang menjadi kunci keberhasilan program di berbagai komoditas.

Selain peningkatan produktivitas dan penguatan kapasitas, program ini juga berhasil mengoptimalkan sarana dan prasarana produksi, termasuk pembenahan infrastruktur lahan, perbaikan sistem irigasi, dan penggunaan alat produksi yang lebih efisien. Pembaruan fasilitas ini turut mempercepat proses kerja harian dan memperkuat stabilitas produksi, sehingga potensi kehilangan hasil (postharvest loss) dapat ditekan secara signifikan.

Program Farm Management Mandiri 2025 selaras dengan beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program ini berkontribusi pada SDG 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan hasil pangan dan penguatan ketahanan pangan di tingkat lokal, SDG 4 (Quality Education) melalui pendidikan teknis berbasis praktik langsung, SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui efisiensi penggunaan input dan pengelolaan sumber daya yang lebih bijaksana, serta SDG 13 (Climate Action) melalui penerapan teknologi budidaya adaptif dan efisien lahan.

Pelaksanaan program ini menjadi bukti komitmen PIAT UGM dalam mendorong pertanian yang lebih produktif, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan hasil nyata berupa peningkatan produksi, efisiensi biaya, serta kapasitas SDM yang lebih siap menghadapi tantangan pertanian modern, PIAT UGM berharap pendekatan ini dapat direplikasi pada lebih banyak wilayah dan menjadi model pengelolaan pertanian terpadu berbasis inovasi ilmiah. Program ini menegaskan bahwa sinergi antara riset, pendampingan teknis, dan praktik lapangan mampu melahirkan dampak yang konkret bagi masyarakat dan sektor agrokompleks.

Penulis: Rakanda Paritusta | Editor: Rakanda Paritusta
Foto: Bidang Produksi Benih & Beras

Tags: Climate action (SDG 13) Quality Education (SDG 4) Responsible Consumption and Production (SDG 12) Zero Hunger (SDG 2)

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Pusat Inovasi Agroteknologi
Universitas Gadjah Mada
Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta 55573, Indonesia
piat@ugm.ac.id
@piat.ugm
+62 (274) 497717
+62 (274) 497717
+62 (274) 6491406  (VOIP)

 

 

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY