Yogyakarta, 25 Januari 2025 — Sebanyak 70 peserta dari MA Darul Muqorrobin melaksanakan kunjungan studi ke Pusat Inovasi Agroteknologi Universitas Gadjah Mada (PIAT UGM) pada Rabu, 22 Januari 2025. Kegiatan ini menghadirkan rangkaian edukasi di bidang peternakan domba, pengelolaan limbah di Rumah Inovasi Daur Ulang (RINDU), serta budidaya perikanan, yang dirancang untuk memperkuat keterampilan praktis peserta sekaligus menumbuhkan pemahaman tentang peran pendidikan dalam ketahanan pangan.
Pada sesi berlangsung di peternakan domba, peserta diberi edukasi mengenai manajemen kandang, pemberian pakan alternatif, praktik kesehatan ternak, dan potensi usaha skala kecil yang dapat meningkatkan ketersediaan protein hewani di tingkat komunitas. Sesi berikutnya berlangsung di Rumah Inovasi Daur Ulang (RINDU), di mana peserta mempelajari teknik pengelolaan limbah organik menjadi kompos dan produk bernilai tambah lain. Pendekatan ini menekankan pentingnya daur ulang sebagai bagian dari sistem produksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sekaligus membuka peluang ekonomi lokal melalui pemanfaatan limbah. Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke unit perikanan PIAT UGM yang memperkenalkan teknik budidaya ikan ramah lingkungan, manajemen pakan lokal, serta integrasi antara peternakan dan perikanan untuk meningkatkan diversifikasi sumber pangan.
egiatan kunjungan ini secara langsung mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Edukasi peternakan dan perikanan berkontribusi pada SDGs 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan kapasitas peserta dalam mengelola sumber pangan hewani yang berkelanjutan. Pengelolaan limbah di Rumah Inovasi Daur Ulang (RINDU) turut mendorong SDGs 12 (Responsible Consumption and Production) dengan menanamkan nilai efisiensi sumber daya dan pengurangan limbah. Sementara itu, integrasi sistem pertanian, peternakan, dan perikanan yang ramah lingkungan berperan dalam mendukung SDGs 13 (Climate Action) dan SDGs 15 (Life on Land), melalui praktik yang menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi dampak lingkungan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi PIAT UGM dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendorong pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional.
Penulis: Hanif Mubarak | Editor: Rakanda Paritusta
Foto: Humas & Media PIAT UGM