Yogyakarta, 23 April 2025 — Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM menerima kunjungan edukasi dari SMAN 1 Tarik Sidoarjo pada 23 April 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 395 peserta yang terdiri atas siswa dan guru pendamping.
Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan peserta mengenai inovasi dan penerapan teknologi pertanian yang dikembangkan oleh PIAT UGM melalui empat bidang unggulan, yaitu Pengelolaan Limbah (Rumah Inovasi Daur Ulang/RinDU), Pertanian Tanaman Pangan dan Produksi Benih, Perikanan, serta Kebun Jeruk.
Pada bidang Pengelolaan Limbah, peserta diajak mengenal konsep circular farming sebagai ciri khas PIAT UGM, di mana limbah pertanian dan organik diolah kembali menjadi produk bernilai tambah seperti pupuk, biogas, dan bahan baku pertanian lainnya melalui fasilitas RinDU. Di bidang Pertanian Tanaman Pangan dan Produksi Benih, siswa diperkenalkan pada proses pengembangan benih unggul serta inovasi varietas padi Gamagora 7, hasil riset UGM yang dikenal tahan hama dan berproduktivitas tinggi.
Sementara itu, di bidang Perikanan, peserta belajar mengenai sistem budidaya ikan ramah lingkungan dan efisien, serta mengenal inovasi pengelolaan kolam yang mendukung keberlanjutan ekosistem perairan. Kunjungan diakhiri di Kebun Jeruk, tempat siswa dapat mempelajari teknik budidaya tanaman hortikultura dan pemeliharaan kebun yang produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui kegiatan pembelajaran berbasis riset, SDG 2 (Tanpa Kelaparan) lewat penguatan inovasi di sektor pertanian dan pangan, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan penerapan praktik pengelolaan limbah berkelanjutan. Melalui kunjungan ini, diharapkan peserta memperoleh pengetahuan baru mengenai inovasi pertanian terpadu dan termotivasi untuk berkontribusi dalam mewujudkan sistem pangan dan lingkungan yang berkelanjutan.


