Yogyakarta, 13 Mei 2026 — Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM menjadi saksi antusiasme para siswa SMP Negeri 3 Turi dalam kegiatan Research Camp yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari 11 hingga 13 Mei 2023. Mengusung konsep perkemahan yang edukatif, kegiatan ini dirancang khusus untuk memadukan aktivitas alam terbuka khas kepanduan dengan pelatihan pengembangan keterampilan ilmiah (scientific skill) bagi para siswa.
Selama perkemahan berlangsung, para siswa tidak hanya mengikuti rutinitas kepramukaan pada umumnya, melainkan disisipi dengan sesi pelatihan penelitian singkat (mini riset). Memanfaatkan fasilitas dan lahan laboratorium alam yang ada di PIAT UGM, siswa diajak untuk mengeksplorasi berbagai topik menarik yang berkaitan erat dengan bidang agroteknologi. Pendekatan ini memungkinkan siswa untuk belajar mengamati, merumuskan masalah, hingga menganalisis potensi inovasi pertanian secara langsung di lapangan.

Setelah melakukan observasi dan pengumpulan data, kegiatan dilanjutkan dengan forum paparan hasil mini riset. Pada sesi ini, setiap kelompok mempresentasikan hasil temuan mereka secara langsung di hadapan teman-teman sebaya dan para pembina. Proses ini tidak hanya melatih kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum (public speaking), tetapi juga menumbuhkan budaya diskusi yang sehat, kemampuan berargumentasi berbasis data, serta apresiasi terhadap karya teman sebaya. Di samping fokus pada pengasahan nalar kritis dan akademis, Research Camp ini tetap mempertahankan esensi dari kegiatan kepramukaan. Berbagai dinamika kelompok dan penugasan diselipkan untuk meningkatkan soft skills peserta. Keterampilan krusial seperti kerja sama tim (teamwork), jiwa kepemimpinan (leadership), ketangkasan, dan kemandirian diasah secara intensif. Perpaduan antara sains dan kepanduan ini menciptakan model pembelajaran holistik yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional siswa.
Pelaksanaan Research Camp ini sangat selaras dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penanaman keterampilan riset dan cara berpikir ilmiah sejak dini merupakan wujud nyata dukungan terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui metode pembelajaran luar ruang (outdoor learning) yang aplikatif dan inovatif. Eksplorasi topik agroteknologi secara langsung juga mendekatkan siswa pada kesadaran lingkungan, selaras dengan SDG 15: Ekosistem Daratan dan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Lebih jauh, sinergi antara institusi pendidikan dasar menengah (SMPN 3 Turi) dengan perguruan tinggi (PIAT UGM) ini merepresentasikan nilai SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dalam mencetak generasi penerus yang berwawasan luas dan berkarakter unggul.
Melalui kegiatan Research Camp ini, diharapkan para siswa SMPN 3 Turi dapat membawa pulang pengalaman berharga yang membekas—tidak hanya sebagai anggota pramuka yang tangguh dan mandiri, tetapi juga sebagai peneliti muda yang peka terhadap lingkungan sekitarnya. PIAT UGM akan terus berkomitmen membuka ruang kolaborasi bagi berbagai institusi pendidikan untuk bersama-sama menciptakan wadah belajar yang inspiratif, demi melahirkan generasi agen perubahan yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis: Rakanda Paritusta | Editor & Foto: Tim Humas & Media PIAT UGM
