Yogyakarta, 22 Juni 2026 – Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM menjadi lokus penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dunia. Pihak kampus menerima kunjungan kehormatan dari delegasi program Advance Training in Plant Health yang diselenggarakan oleh World Vegetable Center. Kunjungan strategis ini diinisiasi untuk mempererat kolaborasi internasional sekaligus memperdalam pertukaran pengetahuan (knowledge sharing) di bidang kesehatan tanaman demi masa depan pertanian yang lebih tangguh.
Aktivitas utama dalam kunjungan tersebut dipusatkan di unit Kebun Jeruk dan Sayur Organik PIAT UGM. Kawasan terpadu ini berfungsi sebagai wahana edukasi nyata sekaligus pusat riset terapan bagi pengelolaan agrikultur ramah lingkungan. Di lahan hijau ini, para peserta training diajak mendalami seluruh rantai budidaya hortikultura secara organik, mulai dari manajemen kesuburan tanah hingga implementasi teknik Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang meminimalkan penggunaan bahan kimia sintetis.
Selain mengenalkan aspek teknis di lapangan, agenda ini menjadi ruang diskusi interaktif yang produktif. PIAT UGM dan World Vegetable Center memanfaatkan momentum ini untuk saling berbagi praktik terbaik (best practices) serta pengalaman empiris dalam merancang sistem proteksi tanaman yang adaptif terhadap tantangan perubahan iklim. Langkah ini dinilai krusial agar aktivitas produksi pangan masa depan tetap berorientasi pada kelestarian lingkungan jangka panjang.
Sinergi lintas organisasi ini secara nyata merefleksikan kontribusi aktif dalam mendukung komitmen global Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan praktik pertanian ramah lingkungan demi stabilitas pangan ini berkontribusi langsung pada SDG 2 (Zero Hunger). Pemanfaatan fasilitas PIAT UGM sebagai laboratorium lapangan bertaraf internasional sejalan dengan SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan ruang belajar berbasis pengalaman yang berkualitas. Sementara itu, komitmen menjaga kelestarian tanah dan keanekaragaman hayati lewat budidaya organik sangat selaras dengan SDG 15 (Life on Land).
Melalui keberhasilan kemitraan ini, PIAT UGM meneguhkan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kemitraan global di sektor agroteknologi. Langkah kolaboratif ini diproyeksikan mampu mengakselerasi transfer teknologi pertanian modern, sekaligus mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia yang siap memimpin transformasi produksi pangan dunia secara mandiri, sehat, dan berkelanjutan.
Penulis: Yoga Abi Prasetyo | Editor: Rakanda Paritusta | Foto: Tim Humas & Media PIAT UGM

