• Tentang UGM
  • Portal Akademika
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA
PUSAT INOVASI AGROTEKNOLOGI
  • TENTANG PIAT
    • Profil Pusat Inovasi Agroteknologi
    • Visi, Misi, dan Budaya Pusat Inovasi Agroteknologi
    • STRUKTUR
  • LAYANAN
    • MAGANG/PKL
    • PRAKTIKUM
    • PENELITIAN
    • KUNJUNGAN
    • PELATIHAN
  • FASILITAS
    • ASRAMA RUSUN
    • EDUGARDEN
    • EMBUNG
    • MEETING ROOM
    • CAFE PAWON SEMAR
  • BIDANG UNGGULAN
    • Seed & Rice Production
    • Waste Management
    • Sustainable Fisheries
    • Smart Livestock
    • Smart Farming
    • Genetic Bank
    • Plantation and Bio Pharmacy
    • Agroprocessing Unit
    • Agroedutainment
    • Nutrifresh
  • PRODUK UNGGULAN
    • Produk Inovasi PIAT UGM
    • Laman Belanja Nutrifresh
    • Produk Ternak Qurban 2026
  • Beranda
  • Artikel
  • Satu Kunjungan, Tiga Bidang : Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang Ulik RINDU, Peternakan, dan Agroprocessing di PIAT UGM

Satu Kunjungan, Tiga Bidang : Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang Ulik RINDU, Peternakan, dan Agroprocessing di PIAT UGM

  • Artikel, Berita PIAT UGM
  • 3 Juli 2026, 10.11
  • Oleh: Admin
  • 0

Yogyakarta, 29 Juni 2026 — Sejumlah mahasiswa beserta dosen pendamping dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), melaksanakan kunjungan kerja ke Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM pada Senin (29/6). Kunjungan edukatif ini dirancang secara komprehensif dengan menyasar tiga fasilitas utama, yaitu Rumah Inovasi Daur Ulang (RINDU), bidang Peternakan, dan bidang Agroprocessing. Kunjungan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan lingkungan dan kesehatan berbasis sistem pertanian terpadu.

Eksplorasi pertama berpusat di Rumah Inovasi Daur Ulang (RInDU). Rombongan mendapatkan penjelasan mengenai proses pembuatan eco-enzyme dari limbah organik, sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di lingkungan PIAT UGM. Mahasiswa juga diajak melihat langsung proses pemanfaatan limbah organik menjadi eco-enzyme dan praktik budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai agen pengurai limbah yang sangat efisien. Materi ini memberikan perspektif penting bagi mahasiswa kesehatan masyarakat mengenai keterkaitan antara pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, dan pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Praktik ini secara langsung merepresentasikan capaian SDG 3: Good Health and Well-Being dan SDG 12: Responsible Consumption and Production.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Bidang Peternakan yang dikelola oleh PIAT UGM. Pada sesi ini, peserta memperoleh pemaparan materi yang diantaranya mengenai teknik pemerahan sapi, manajemen pemeliharaan ternak, serta sistem pembuangan dan pengolahan kotoran ternak agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Kunjungan ini memperlihatkan bagaimana praktik peternakan yang higienis serta dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan sekaligus keamanan pangan hewani, sesuai dengan prinsip SDG 2: Zero Hunger dan SDG 15: Life on Land. Kunjungan kemudian diakhiri pada bidang Agroprocessing. Pada fasilitas ini, mahasiswa mempelajari proses pengolahan hasil budidaya PIAT UGM menjadi produk bernilai tambah, mulai dari pasca panen hingga pengemasan, yang relevan dengan upaya peningkatan mutu pangan dan efisiensi rantai produksi pertanian. Observasi dilakukan secara saksama, mulai dari penanganan pascapanen hingga teknologi pengemasan. Proses ini sangat relevan dengan disiplin ilmu kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya menjaga mutu, kelayakan pangan, dan efisiensi rantai produksi agrikultur.

Melalui kunjungan lintas sektoral ini, diharapkan wawasan para calon ahli kesehatan masyarakat tersebut semakin diperkaya, terutama dalam memetakan hubungan erat antara tata kelola limbah, praktik peternakan, dan keamanan pangan terhadap kesehatan publik serta kelestarian alam. PIAT UGM terus menegaskan komitmennya dalam membuka ruang kolaborasi lintas disiplin ilmu. Langkah strategis ini menjadi wujud nyata dukungan institusi terhadap perwujudan pendidikan berkualitas atau SDG 4 (Quality Education), demi mendorong terciptanya sistem pangan dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Penulis : Calistya Tresnaning Tyas

Tags: Good Health and Well-being (SDG 3) Life on Land (SDG 15) Quality Education (SDG 4) Responsible Consumption and Production (SDG 12) Zero Hunger (SDG 2)

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Pusat Inovasi Agroteknologi
Universitas Gadjah Mada
Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta 55573, Indonesia
piat@ugm.ac.id
@piat.ugm
+62 (274) 497717
+62 (274) 497717
+62 (274) 6491406  (VOIP)

 

 

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY