• Tentang UGM
  • Portal Akademika
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA
PUSAT INOVASI AGROTEKNOLOGI
  • TENTANG PIAT
    • Profil Pusat Inovasi Agroteknologi
    • Visi, Misi, dan Budaya Pusat Inovasi Agroteknologi
    • STRUKTUR
  • LAYANAN
    • MAGANG/PKL
    • PRAKTIKUM
    • PENELITIAN
    • KUNJUNGAN
    • PELATIHAN
  • FASILITAS
    • ASRAMA RUSUN
    • EDUGARDEN
    • EMBUNG
    • MEETING ROOM
    • CAFE PAWON SEMAR
  • BIDANG UNGGULAN
    • Seed & Rice Production
    • Waste Management
    • Sustainable Fisheries
    • Smart Livestock
    • Smart Farming
    • Genetic Bank
    • Plantation and Bio Pharmacy
    • Agroprocessing Unit
    • Agroedutainment
    • Nutrifresh
      • Laman Belanja Nutrifresh
  • PRODUK UNGGULAN
  • Beranda
  • Artikel
  • Melestarikan Budaya Jawa: Tradisi Wiwitan Masih Dilakukan di PIAT UGM

Melestarikan Budaya Jawa: Tradisi Wiwitan Masih Dilakukan di PIAT UGM

  • Artikel, Berita PIAT UGM, Headline, Rilis Berita
  • 16 Februari 2023, 03.00
  • Oleh: piat
  • 0

Wiwitan merupakan salah satu ritual yang dilakukan masyarakat Jawa sebelum masa panen padi dilakukan. Tradisi wiwitan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah. Namun dalam perkembangannya, tradisi ini mulai ditinggalkan karena perubahan zaman dan arus informasi yang bergerak cepat.

Sebagai salah satu upaya dalam melestarikan budaya, PIAT UGM melakukan upacara wiwitan pada Senin (13/2) sebelum melakukan panen padi varietas Inpari 32 yang akan diolah menjadi benih sebar label ungu.

“Wiwitan ini sebagai bentuk rasa syukur karena setelah melewati proses budidaya padi, kita bisa sampai di waktu panen pagi ini”, ucap Dr. Siwi Indarti, M.P selaku Kepala Bidang Pelayanan Akademik PIAT UGM.

 

[sangar-slider id=6370]

 

Panen padi varietas Inpari 32 ini merupakan panen padi pertama di tahun 2023. Gabah kering panen nantinya akan diolah menjadi benih yang siap dijual ke petani di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Di tahun 2022, PIAT UGM berhasil memproduksi benih sebanyak 25 ton dengan sebaran wilayah Sleman, Gunung Kidul, Kulon Progo, Klaten, dan Sragen. Varietas benih yang diusahakan yaitu Inpari 32, Inpari 42, Ciherang, dan IR 64. Meningkatnya jumlah permintaan benih unggul bersertifikat, membuat PIAT UGM terus berupaya untuk menambah luasan lahan melalui sistem kemitraan dengan petani di sekitar Kapanewon Berbah dan wilayah lainnya.

[sangar-slider id=6412]

 

Setelah sambutan, kegiatan wiwitan dilanjutkan doa bersama seluruh pimpinan dan staf. Kegiatan wiwitan ditutup dengan melihat proses panen padi Inpari 32 menggunakan combine harvester.

[sangar-slider id=6393]

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Pusat Inovasi Agroteknologi
Universitas Gadjah Mada
Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta 55573, Indonesia
piat@ugm.ac.id
@piat.ugm
+62 (274) 497717
+62 (274) 497717
+62 (274) 6491406  (VOIP)

 

 

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY