Yogyakarta, 13 Februari 2026 – Kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, Ph.D., ke fasilitas pengelolaan sampah terintegrasi milik Universitas Gadjah Mada di Pusat Inovasi Agroteknologi UGM pada 13 Februari 2026 menjadi momentum penting dalam penguatan praktik keberlanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Fasilitas yang dikenal sebagai Rumah Inovasi Daur Ulang (RINDU) ini menunjukkan bagaimana kampus mampu mengelola sampahnya secara mandiri dan terintegrasi. Peninjauan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga membuka peluang replikasi model pengelolaan sampah di berbagai kampus di Indonesia.
Yogyakarta, 11 Februari 2026 – Workshop Maggot Black Soldier Fly (BSF) yang diselenggarakan di Pusat Inovasi Agroteknologi UGM pada 11 Februari 2026 menjadi wadah pembelajaran aplikatif bagi tendik dari Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini dirancang untuk mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan praktik lapangan, sekaligus memperkenalkan inovasi pengelolaan limbah organik berbasis budidaya maggot. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mencerminkan tingginya minat terhadap solusi berkelanjutan di bidang perikanan dan lingkungan.
Yogyakarta, 30 Januari 2026 – Kegiatan outbound peserta magang/PKL di Pusat Inovasi Agroteknologi UGM yang dilaksanakan pada 30 Januari 2026 menjadi momen penutup yang penuh energi dan kebersamaan. Peserta yang berasal dari berbagai universitas dan sekolah di seluruh Indonesia berkumpul dalam satu ruang interaksi yang dinamis di Campground Edugarden PIAT UGM, memperkuat koneksi lintas latar belakang. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga bagian dari pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan di akhir masa magang.
Yogyakarta, 30 Desember 2025 — Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Evaluasi dan Refleksi Akhir Tahun 2025 sebagai ruang bersama untuk meninjau perjalanan kinerja selama satu tahun terakhir. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan proses, pembelajaran, serta berbagai capaian yang telah diraih oleh seluruh tim PIAT UGM sepanjang tahun 2025.
Evaluasi akhir tahun ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh unsur tim dalam mendukung pelaksanaan program, kegiatan riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui forum ini, setiap unit memiliki kesempatan untuk melihat kembali langkah-langkah yang telah ditempuh, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, sekaligus merumuskan pembelajaran sebagai bekal perbaikan dan penguatan kinerja ke depan.
Yogyakarta 21 Desember 2025 — Pangan merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari yang tidak hanya berkaitan dengan konsumsi, tetapi juga menyangkut proses produksi, pengolahan, budaya, serta keberlanjutan lingkungan. Upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sistem pangan perlu dilakukan secara kontekstual dan dekat dengan pengalaman nyata. Dalam hal tersebut, Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada (UGM) terus berkomitmen dalam menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang mengintegrasikan aspek pertanian, pangan, dan budaya melalui pendekatan yang interaktif dan aplikatif.
Yogyakarta, 23 Desember 2025 — Kawasan Mangunan dikenal memiliki potensi hortikultura yang kuat, khususnya pada komoditas jeruk. Potensi ini kembali mendapat perhatian melalui inisiatif penguatan sektor hortikultura yang menitikberatkan pada kolaborasi dan pendampingan bersama masyarakat lokal. Melalui peran Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada (UGM), upaya pengembangan komoditas unggulan diarahkan untuk tumbuh melalui pendampingan dan sinergi berbagai pihak.
Inisiatif tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penanaman Jeruk di Kebun Mangunan, yang menjadi bagian dari proyek penanaman 1.000 bibit jeruk siam. Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama petani lokal sebagai pengelola lahan Kebun 2 Mangunan. Proses penanaman dirancang secara bertahap dan dibagi ke dalam dua batch sebagai bentuk penyesuaian terhadap kesiapan lahan serta keberlanjutan proses budidaya.
Yogyakarta, 15 Desember 2025 — Pembelajaran berbasis pengalaman langsung menjadi salah satu pendekatan penting dalam dunia pendidikan dasar. Melalui interaksi langsung dengan alam dan lingkungan, siswa dapat memahami konsep pelestarian keanekaragaman hayati dan pertanian secara lebih konkret. Salah satu upaya untuk menanamkan pemahaman tersebut adalah melalui kegiatan outing class yang memadukan unsur edukasi, observasi, dan praktik lapangan.
Dalam rangka memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus edukatif, SD Jurugentong melaksanakan kegiatan outing class yang diikuti oleh 143 siswa dengan pendampingan 13 guru. Kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada, Berbah, Sleman. PIAT UGM merupakan pusat pengembangan inovasi di bidang pertanian, peternakan, serta pelestarian sumber daya hayati yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kegiatan pembelajaran. Dalam kegiatan ini, para siswa diperkenalkan pada Mini Zoo serta pelestarian berbagai jenis satwa seperti rusa totol, rusa timor, kalkun, soang, ayam mutiara, dan satwa lainnya. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenal lebih dekat satwa-satwa tersebut sekaligus memahami pentingnya menjaga kelestariannya.
Yogyakarta, 8 Desember 2025 — Pengembangan sektor pertanian daerah merupakan langkah strategis yang terus didorong oleh pemerintah daerah guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hingga saat ini, Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM berkomitmen mendampingi berbagai daerah di Indonesia dalam proses pengembangan pertanian lintas sektor berbasis inovasi dan keberlanjutan. Dalam kerangka tersebut, PIAT UGM berkolaborasi bersama Fakultas Teknologi Pertanian UGM untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Yogyakarta, 22 Desember 2025 — Perubahan iklim menjadi tantangan global yang semakin nyata, terutama bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan. Fluktuasi cuaca ekstrem, peningkatan suhu, serta perubahan pola curah hujan berdampak langsung pada produktivitas tanaman dan keberlanjutan sistem pangan. Menjawab tantangan tersebut, Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan PT East West Seed Indonesia menyelenggarakan Webinar PIATalk #6 bertajuk “Climate Resilience Through Conservation”. Webinar ini mengangkat tema utama “Pemanfaatan Sumber Daya Genetika Sayuran untuk Meningkatkan Resiliensi Sistem Pangan terhadap Perubahan Iklim”. Topik ini menegaskan pentingnya konservasi dan optimalisasi keanekaragaman hayati sebagai fondasi inovasi pertanian berkelanjutan di masa depan.
Yogyakarta, 4 Desember 2025 — Sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam penguatan tata kelola sektor pangan yang berkelanjutan. Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM secara konsisten menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pemerintahan dan pelaku usaha. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta yang dilaksanakan pada Rabu, 4 Desember 2025, dengan melibatkan PT Ciomas Adisatwa sebagai mitra industri.