PIAT UGM kembali menggelar PIATalk, sebuah wadah untuk berbagi wawasan dan pengetahuan akan suatu tema yang berkaitan dengan agroteknologi. PIATalk edisi ke-5 ini dilaksanakan dalam bentuk Lokakarya bertajuk Formulasi Pupuk untuk Kebutuhan Tanaman. Acara ini berlangsung selama 3 hari dengan 3 tema yang berbeda, diikuti oleh 32 peserta terdiri dari internal staf PIAT dan juga eksternal dari perwakilan suatu perusahaan. Diadakan secara luring, PIATalk kali ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam mengenali kondisi tanah dan tanaman serta merumuskan formulasi yang tepat untuk pupuk sesuai dengan kebutuhan. Pada Senin (18/11), dua narasumber dihadirkan yakni Dwi Umi Siswanti, S.Si., M.Sc., selaku dosen dari Fakultas Biologi UGM dan Dr. Firdausi Nur Azizah, S.P., selaku dosen dari Fakultas Pertanian UGM.
Artikel
Pelajari Circular Farming: Siswa dan Guru SMPN 7 Surakarta Laksanakan Outing Class di Kebun PIAT UGM
Selasa (12/11), sejumlah 270 siswa dan 30 guru dari SMPN 7 Surakarta mengunjungi kebun 1 PIAT UGM di Kalitirto, Berbah, Sleman. Layanan kunjungan ini merupakan bagian dari program agroedutainment yang diselenggarakan PIAT UGM dalam rangka implementasi program untuk mewujudkan SDGs 2: Quality Education. Siswa dan guru peserta kunjungan ini berkesempatan untuk melihat penerapan konsep pertanian sirkuler (circular farming) di PIAT UGM. Konsep pertanian sirkuler ini menghubungkan antar bidang kerja yang ada sehingga hasil samping yang dihasilkan dari proses produksi dapat dimanfaatkan kembali untuk masuk ke system. Peserta kunjungan dibagi menjadi 3 kelompok agar dapat memperoleh informasi lebih komprehensif di 3 bidang yang dikunjungi yaitu energi dan pengelolaan limbah, pertanian organik, serta kebun anggrek.
Mahasiswa Akademi Pertanian Yogyakarta (APTA) kunjungi Pusat Inovasi Agroteknologi Universitas Gadjah Mada (PIAT UGM) pada 17 Oktober 2024 lalu. Layanan kunjungan ini merupakan bagian dari program agroedutainment yang diselenggarakan PIAT UGM dalam rangka implementasi program untuk mewujudkan SDGs 2: Quality Education. Sejumlah 60 mahasiswa peserta kunjungan berkesempatan untuk melihat penerapan konsep pertanian sirkuler (circular farming) di PIAT UGM. Konsep pertanian sirkuler ini menghubungkan antar bidang kerja yang ada sehingga hasil samping yang dihasilkan dari proses produksi dapat dimanfaatkan kembali untuk masuk ke sistem.
Pendidikan dasar menjadi pondasi penting untuk mempersiapkan Pendidikan yang lebih lanjut. Pendidikan dasar memungkinkan anak-anak untuk memperoleh dasar pengetahuan yang kuat, kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, penanaman nilai dan etika, pemahaman tentang kebudayaan dan nilai masyarakat, penumbuhan minat dan bakat, persiapan untuk Pendidikan lanjutan, serta memegang peranan penting untuk pemberdayaan anak agar lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan. Oleh karena itu penting untuk memberikan Pendidikan dasar yang berkualitas seperti yang ingin dicapai oleh SDGs 2: Quality Education. Sejalan dengan fungsi-fungsi tersebut, SDIT Khalid Bin Walid mengajak 150 siswanya untuk melihat dan mempraktikkan langsung proses pengolahan sampah organik dan budidaya tanaman di PIAT UGM pada 9 Oktober 2024.
Selasa (1/10) sejumlah 25 siswa dan 4 pendamping dari SD Eksperimental kunjungi kebun PIAT UGM di Kalitirto, Berbah, Sleman. Layanan kunjungan ini merupakan bagian dari program agroedutainment yang diselenggarakan PIAT UGM dalam rangka implementasi program untuk mewujudkan SDGs 2: Quality Education. Sebagai bagian dari institusi Pendidikan, PIAT UGM bertugas untuk menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan proses bisnis agroteknologi kepada masyarakat umum. Kunjungan yang dilaksanakan SD Eksperimental Mangunan ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan psikomotorik siswa dengan mempraktikkan secara langsung proses budidaya tanaman organik dan pengolahan singkong menjadi kudapan siap santap.
Selasa (24/9), sejumlah 248 siswa dan 20 guru dari MTS 4 Bantul mengunjungi kebun 1 PIAT UGM di Kalitirto, Berbah, Sleman. Sebagai bagian dari institusi Pendidikan, PIAT UGM bertugas untuk menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan proses bisnis agroteknologi kepada masyarakat umum. Kunjungan yang dilaksanakan Layanan kunjungan ini merupakan bagian dari program agroedutainment yang diselenggarakan PIAT UGM dalam rangka implementasi program untuk mewujudkan SDGs 2: Quality Education. Siswa dan guru peserta kunjungan ini berkesempatan untuk melihat penerapan konsep pertanian sirkuler (circular farming) di PIAT UGM. Konsep pertanian sirkuler ini menghubungkan antar bidang kerja yang ada sehingga hasil samping yang dihasilkan dari proses produksi dapat dimanfaatkan Kembali untuk masuk ke system. Kunjungan MTS 4 Bantul ini bertujuan untuk meningkatkan sikap kritis siswa terhadap proses pertanian sirkuler yang mencakup berbagai asepk. Peserta kunjungan dibagi menjadi 3 kelompok agar dapat memperoleh informasi lebih komprehensif di 4 area yang dikunjungi yaitu pengolahan limbah, peternakan sapi, pascapanen benih padi, serta agro-processing.
Senin (23/9), sejumlah 88 mahasiswa dan 1 dosen dari Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, Sekolah Vokasi UGM berkunjung ke PIAT. Sebagai unit penunjang layanan tridharma perguruan tinggi, PIAT UGM bertugas untuk menyelenggarakan Pendidikan mengenai proses bisnis agroteknologi kepada mahasiswa di UGM. Layanan Pendidikan ini salah satunya diwujudkan dengan layanan kunjungan yang merupakan bagian dari program agroedutainment yang diselenggarakan PIAT UGM dalam rangka implementasi program untuk mewujudkan SDGs 2: Quality Education. Kunjungan mahasiswa kali ini difokuskan untuk melihat proses pengolahan sampah yang dilaksanakan di PIAT UGM.
Lomba INOSI merupakan Lomba Inovasi Olahan Nasi dengan menggunakan beras varietas Gamagora 7 yang diadakan oleh PIAT UGM. Lomba INOSI (07/09) dilaksanakan untuk menjadi salah satu acara penutup dalam rangkaian kegiatan Agrifest 2024. Lomba ini diikuti oleh sejumlah 30 kelompok yang berisi 2-3 anggota di dalamnya. Peserta lomba berasal dari berbagai kalangan, seperti akademisi, mahasiswa, ibu rumah tangga, KWT, dan organisasi masyarakat lainnya. PIAT menghadirkan Dr. Lily Arsanti Lestari, STP., MP. selaku Sekretaris Pusat Studi Pangan & Gizi UGM, Dosen FKKMK UGM, Yusmiyati, S.Gz. selaku Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Akademik UGM, dan Chef Adisurya Satriawan (Kontestan Master Chef Indonesia Season 11) sebagai tim penilai atau juri lomba.
Perempuan memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan secara publik dan domestik. Perempuan berperan penting dalam memastikan ketersediaan, keterjangkauan, pemerataan, serta keamanan pangan yang cukup secara kuantitas dan kualitas untuk mendukung kehidupan yang sehat. Pada tingkat komunitas, peran perempuan juga terwadahi dalam Kelompok Wanita pengorganisasian dan pengelolaan aktivitas pertanian berkelanjutan.
Pada Jumat (06/09), Talkshow Nasional Agrifest 2024 menjadi forum diskusi membahas langkah strategis yang dapat ditempuh untuk menanggulangi permasalahan ketahanan pangan di Indonesia. Sesi pertama bertajuk “Peran Strategis Perempuan dalam Ketahanan Pangan” dengan menghadirkan tiga narasumber diantaranya Diah Widuretno (Sekolah Pagesangan), Dewi Pertiwi (PT Kaleka Wana Nusantara), dan Prof.Dr.Ir Eni Harmayani, M.Sc.(Fakultas Teknologi Pertanian UGM).
Petani merupakan profesi yang dipandang sebelah mata. Kini, saatnya petani naik kelas dengan melalui pemberdayaan, penggunaan teknologi, dan inovasi. Akan tetapi, dalam prosesnya, terdapat tantangan di antaranya adalah regenerasi petani, adaptasi teknologi, dan perubahan iklim.
Talkshow Nasional Agrifest 2024 merupakan forum yang mempertemukan pakar dan praktisi, membahas topik mengenai sektor pertanian. Acara ini diselenggarakan selama dua hari dengan dua sesi berbeda di tiap harinya. Acara ini dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, seperti akademisi, mahasiswa, siswa, petani, kelompok wanita tani, pebisnis, dan masyarakat umum. Pada Jumat (06/09), sesi kedua talkshow berjudul “Petani Naik Kelas” menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dwi Martuti Rahayu dari Kelompok Wanita Tani Pawon Gendhis, Didi Wijanarko dari PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa dan Andhika Mahardika dari Agradaya.