Pertumbuhan jumlah penduduk dan arus urbanisasi yang sulit dikendalikan menjadikan alih fungsi lahan pertanian di kawasan perkotaan menjadi lahan industri, komersil, maupun pemukiman terus meningkat. Semakin berkurangnya lahan pertanian menyebabkan kawasan perkotaan terancam mengalami ketahanan pangan. Kondisi ini mendorong pemerintah dan masyarakat di kawasan perkotaan mencoba untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri serta memperbaiki kondisi lingkungan agar tercipta lingkungan yang sehat dan berkualitas.
Artikel
Sektor pertanian masih memegang peranan penting dalam roda perekonomian Indonesia. Perawatan tanaman ketika tahapan budidaya dilakukan dengan semaksimal mungkin dengan harapan memberikan hasil panen yg bernilai jual tinggi. Dalam budaya Jawa, terdapat tradisi Wiwitan, yang masih tetap dilestarikan hingga sekarang. Dahulu, tradisi ini dikenal erat sebagai bentuk persembahan untuk Dewi Sri yang memberi kesuburan sehingga menghasilkan hasil panen yang memuaskan.
[sangar-slider id=4179]
Seiring berjalannya waktu, tradisi ini mengalami modifikasi yang dapat disesuaikan dengan keyakinan tanpa mengubah piranti-piranti (uba rampe) yang digunakan sebagai syarat pelaksanaan. Uba rampe tersebut mengandung makna filosofis tersendiri yang terdiri dari berbagai macam makanan olahan tradisional jawa kuno. Makanan tradisional tersebut seperti nasi megono, ikan asin (gereh), tempe bacem, wajik, sambel gepeng, botok yuyu, dan berbagai macam jenang.
Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM untuk menjadi unit yang tetap produktif. Penggunaan lahan seluas 11,8 ha yang diperuntukkan untuk kegiatan pertanian, sebagian digunakan untuk menanam jagung dan kini memberikan hasil panen yang memuaskan. Hingga pertengahan tahun 2020, hasil panenan jagung kualitas 1 tercatat sebanyak 3.331 kilogram.
[sangar-slider id=”4132″]
Keberhasilan panen di tahun ini mampu mengundang antusiasme dari para pimpinan UGM untuk terjun langsung ke lahan panen. Hal itu tersorot melalui kehadiran Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, drg. Ika Dewi Ana, M.Kes. Ph.D pada 5 Juni yang lalu. Ditemani oleh Kepala PIAT UGM, Dr. Ir. Taryono, M.Sc, dan beberapa anggota koordinator lapangan, kegiatan kunjungan tersebut berlangsung aman dan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
Kebijakan yang diteken oleh pemerintah yang menghimbau masyarakat untuk Work from Home (WfH), Learning from Home (LfH), dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) merupakan bentuk upaya antisipasi penyebaran Covid-19. Untuk mendukung hal tersebut, Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM mencoba kembali mengembangkan program lama yang meredup di beberapa tahun belakangan dengan memberikan sentuhan beberapa gagasan inovasi.
Program tersebut berkaitan dengan penyediaan sayur organik yang ditanam langsung oleh PIAT. Gerakan untuk men-support keberlangsungan himbauan tersebut diwujudkan melalui PIAT Shop. PIAT Shop merupakan ide yang dicetuskan sejak awal bulan April lalu untuk menyediakan kebutuhan bahan makanan berupa sayuran, sumber protein, dan minuman herbal cepat saji selama masa tanggap darurat Covid-19.
Berbagai macam cara diupayakan oleh UGM dalam menangani pandemi Covid-19. Belakangan, kolaborasi antar unit di UGM makin digencarkan sebagai bentuk kepedulian. Terutama bagi mereka yang bergerak di garda depan maupun masyarakat yang terkena dampak sistematik pandemi.
Salah satunya melalui kolaborasi antara Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) dan Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM yang kembali dilakukan. Sebelumnya, kolaborasi antara dua unit lembaga ini juga pernah terlaksana antara lain pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode I 2019 dengan didistribusikannya benih-benih tanaman untuk mahasiswa klaster agro. Untuk saat ini kolaborasi tersebut diwujudkan kembali dengan menyediakan sumber gizi vitamin penguat sistem imunitas.
Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM kembali menerima kunjungan pada Senin (9/3). Kunjungan tersebut berasal dari perwakilan Yayasan Globalisasi Saemaul Indonesia (YGSI) Chapter Subang. Yayasan ini merupakan organisasi nirlaba yang berkantor di Fakultas Filsafat UGM dengan berorientasi pada upaya pemberdayaan masyarakat. Yayasan ini bergerak dengan mendapatkan bantuan dana dari Saemaul Globalization Foundation, Korea Selatan.
Kunjungan pagi itu dilakukan dengan langsung mendatangi dan mempelajari tentang budidaya maggot dan pengolahan sampah di Rumah Inovasi Daur Ulang (Rindu). Belakangan, maggot yang merupakan larva jenis belatung dari lalat Black Soldier Fly (BSF) menjadi primadona baru. Hal tersebut bermula dari penemuan penelitian yang mengungkap bahwa maggot memiliki sumber protein yang tinggi sehingga pamornya naik daun di kalangan pembudidaya maupun di kalangan masyarakat. Hal ini rupaya juga menjadi salah satu latar belakang YGSI melakukan kunjungan.
![]() |
![]() |
2nd Annual Symposium of Solid Waste Refinery (ANSWER) telah berhasil terlaksana dengan lancar, setelah sebelumnya dilaksanakan pertama kali pada tahun 2018. Kegiatan ini diprakarsai oleh Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT UGM) dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan bertindak lebih bijaksana mengenai penanganan sampah yang ada di Indonesia. Seperti diketahui bahwa hingga saat ini PIAT UGM telah mampu memproses sebanyak kurang lebih 20% limbah organik yang berasal dari UGM. Hal tersebut merupakan program kerja yang dilaksanakan oleh salah satu sub bidang yang ada di PIAT, yakni Sub Bidang Energi dan Pengelolaan Limbah yang berlokasi di Rumah Inovasi Daur Ulang (Rindu).
ANSWER (Annual Symposium on Solid Waste Refinery) is intended to be a routine meeting point of all stakeholders and experts in solid waste treatment especially Municipal Solid Waste (MSW) management for local Indonesia as well as around the globe. Asian countries are shared common problem in treating MSW from the lack of people’s awareness to high moisture content due to located in tropical climate. Thus, a sharing platform is needed for academicians, researchers, policymakers (Government and private sectors), engineers, professionals, NGO’s, and students to overcome various problems and challenges in solid waste treatment and utilization.
Berikut disampaikan Pengumuman Hasil Akhir Rekrutmen Tenaga Kependidikan dengan Perjanjian Kerja Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) Universitas Gadjah Mada,
Pengumuman Hasil Akhir Rekrutmen Tenaga Kependidikan dengan Perjanjian Kerja PIAT UGM
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Rekrutmen Tenaga Kependidikan dengan Perjanjian Kerja PIAT UGM
Berikut kami sampaikan pengumuman hasil seleksi administrasi Tenaga Kependidikan dengan Perjanjian Kerja PIAT UGM
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Rekrutmen Tenaga Kependidikan dengan Perjanjian Kerja PIAT UGM

